Titip menitip barang dari luar negeri

Standard

Akhir-akhir ini dikarenakan begitu banyak dan mudahnya orang keluar negeri yang pada akhirnya memunculkan beberapa situs untuk menitip barang yang kita mau dari luar negeri tanpa harus kesana.

Tentu saja jika beli dari online spt amazon, rakuten, ebay, dll dan dikirim ke rumah kita di indonesia pastinya lebih ribet, Knp ribet ?

pertama, kita harus memiliki kartu kredit atau minimal paypal untuk membayar
kedua, ongkos kirim itu mahal banget, terutama kalo pembelian dari situs online japan
ketiga, minimal barang datang sekitar 2 bulan, itu pun kalo tidak hilang

Jadi..
Situs titip menitip itu bener-bener membantu

Tapi.. ada beberapa pengalaman yang saya alami sebagai orang yg di titipkan (saya traveler)

1. Penitip saya terkadang rewel, mau murah, pesan banyak, pesanan sulit, dan rates mata uang mereka rendah, padahal rates kartu kredit dan rates ketika saya menukar terkadang lebih tinggi :(

2. Mereka kebanyakan sekedar menitip tanpa memberikan uang DP dan ujung-ujungnya membatalkan titipan setelah saya membeli barang, bahkan ada yang lupa jika mereka pernah menitip. Ujung-ujungnya saya menjual barang titipan mereka, itupun kalo ada yang berminat.

3. Kebanyakan menitip gadget dan barang-barang yang harus berurusan dengan imigrasi dan bea cukai. Sehingga menurut saya itu cukup merepotkan, belum lagi jika bermasalah. Tapi titipan jenis ini banyak yang saya tolak.

Oleh karena itu, saya cukup ketat membuat kesepakatan dalam titip menitip. Yang intinya, sebagai traveler yang mencarikan barang itu butuh usaha, tenaga dan biaya. Untuk dapat kesepakatan benar-benar harus jeli dan detail dalam membuat kesepakatan, (termasuk rates, fee, ongkir barang jika diminta untuk dikirim).

Jika ada sistem safe pay, saya menyarankan anda untuk menggunakan safe pay untuk menghindari kecurangan dari traveler. Tapi alhamdulillah berhubung saya yang sering nombokin kerugian sebagai traveler yang dititipin jadinya sulit untuk memikirkan kecurangan. Jika barang tidak saya dapatkan maka transfer dari penitip akan saya kembalikan 100 %. Dan dengan sistem safe pay, ketika barang tidak saya dapatkan, saya tinggal mengkonfirmasi barang tidak ada dan sistem yang men-transfer balik uang penitip.

Kemudian, pengalaman saya sebagai penitip. Saya selalu mengalokasikan dana lebih dari harga yang saya ketahui mengenai barang tersebut.
Jika menggunakan sistem safe pay, biasanya penitip dikenakan charge 3%. sehingga jelas, jika harga barang A, maka kita harus menghitung A++ (untuk biaya charge, fee traveler, ongkir, dan rates berapa yang ia gunakan). Intinya, jika tidak benar-benar punya dana lebih dan tidak benar-benar ingin membayar lebih, saya sarankan jangan menitip, kecuali kesepakan dengan traveler sudah jelas dan deal.

Selamat titip menitip yah

Semoga membantu…

 

Christmas Sale The Body Shop 2013

Standard

Alhamdulillaah…

tiap kali mo natal itu rasanya ikutan senang..senang soalnya di mall-mall dan berbagai macam produk lucu-lucu itu discount alias potongan harganya gila-gilaan yang bikin kt jadi pengen belanja dan impulsif.  hehehehe

Kapan hari dapat SMS dari TBS, tuker 25 poin dapet voucher 50000. Padahal biasanya buat dapat voucher 50 rb itu kudu nuker 50 poin. Amit-amit dah..

25 poin itu sama dengan 15 kemasan plastik kosong yg kita kembalikan ke bodyshop. atau belanja senilai 625 ribu…

Klo menurut aku, biasanya bodyshop itu kalo nuker poin, poinnya mahal mahal..misal 25 poin cuman dapat sabun batang seharga 39 rb. Ngga worthed kan ya…mana kemasannya ngga ada dan ngga bisa dikembalikan buat dapet poin lagi

Kemarin aku sempat nuker 25 poin utk belanja hair butter dan blush on pink, kupikir kapan lagi dapat voucher 50 rb utk 25 poin, akhirnya bsok aku beli lagi

ternyata beli 3 chiristmas gift berlaku beli 2 gratis 1 yg pasti nilai terendah yg gratis.
Kalo beli 2 cmn dapat discount 20%.

Krn aku lagi suka banget sama wangi handcream rose dan absinthe nya jadi aku beli 3 gift..dengan pertimbangan kotak nya masih bisa digunakan utk yg lain hehehehe
Pengen  beli paket yg shower gel + lotion + shower puff. tapi Shower puff aku dah banyaaak bgt dirumah dan ngga habis-habis
Shower gel dan lotion pun banyaaak dan belum habis-habis…
Masalahnya setiap produk pnya kadaluarsa jadi mo disimpen sampe aku menikah pun dan punya anak apalagi punya cucu itu ngga bisa..
So aku beli sesuatu yg beda aja

Christmas gift yg lain ada body butter 3 biji, atau lip butter 3 biji, dll. Cmn lipbalm, lipgloss dan lotion aku seabreeeek. Serius dah …! ngga habis-habis..Produk kecantikan itu bukan makanan yg habis 1 hari soalnya. Apalagi kalo body butter, aku cuman pake disaat lagi “dapet” biar kulit ngga kering-kering amat dan sisanya setiap hari cukup pake lotion biar ngga dibilang cewek berminyak…wwkwkwkwk

I love bodyshop…seneng banget dapet tiga produk mahal ini cuman seharga dibawah 200rb.. Soalnya ditambah tuker poin sih hehehehe

Image

Jadi nagih nuker poin nih kalo begini :)

Jujur itu menambah berkah

Standard

Hr ini saya ingin sedikit bercerita kejadian yang menarik yang berkaitan dengan

Mengapa pentingnya kita jujur ?

Sore tadi, saya bertemu dengan teman dekat saya untuk membahas suatu hal penting di sebuah cafe.Menurut saya Cafe ini cukup nyaman berdiskusi karena tidak terlalu rame. Cafenya pun menyediakan menu yang cukup banyak, toilet yg bersih serta mushola yang nyaman sehingga cukup menghabiskan waktu ashar dan magrib.

Kami kemudian menghabiskan waktu dengan ditemani menu tom yam, karedok, jus apel serta es teh manis dan rempeyek. Dan setelah lama berdiskusi, kami pun memutuskan untuk pulang. Ketika kami membayar dikasir, kami pun tidak begitu tahu persis berapa harga masing-masing makanan yang kami pesan, karena dimenu hanya tertulis nama makanan dan minuman serta kotak kecil yang harus dicentang tanpa harga. Sehingga pada saat kami membayarpun, kami cuman bisa berpasrah pada mesin hitungan kasir yang kemudian mengeluarkan angka nominal itu. Berapapun angkanya, kita pun akan tetap membayar.

Setelah membayar, teman saya kemudian mengecek kembali struk pembayaran sambil berjalan keluar cafe. Ditengah jalan ia berhenti. Ternyata didalam struk itu, pesanan karedok kami belum dihitung. Berarti dalam artian kami belum membayarnya. Teman saya pun kembali kekasir dan mengatakan bahwa karedoknya belum dihitung.

Sang kasir kemudian mengecek kembali dan memang benar karedok tersebut belum dihitung, akan tetapi sang kasir justru menemukan bahwa ia salah menghitung. Ia memasukkan harga jus apel 2x sehingga kami sebelumnya membayar double. Sehingga total harga yang kami bayar pun justru lebih sedikit dibanding sebelumnya. Sang kasir meminta maaf dan mengembalikan uang kami yang kelebihan.

Jadi kira-kira pengalaman berharga apa yang baru saja terjadi ???

Iyap, bener sekali. Bahwa orang jujur itu mujur.

Kalo saja niat kami atau teman saya jelek hanya karena karedok yang belum kami bayar itu dan pura-pura tidak tahu dan tidak jujur. Maka apa yang kita bayar sebelumnya pun sudah merugikan kami. Dan ketika kami jujur, maka kami justru mendapat kembalian uang yang cukup banyak.

Tuhan selalu mengajarkan kita untuk selalu berbuat baik dan berkata jujur.. Dan perbuatan baik serta jujur yang kita lakukan pun akan dibayar dengan hal yang baik oleh Tuhan. Tuhan paling tau isi hati seseorang. Tuhan juga yang paling Maha mengatur keseimbangan di bumi ini, sehingga apapun yang kita lakukan akan dibalasnya. Kehidupan itu seperti cermin yang merefleksikan sikap kita, perilaku kita, cara berfikir kita terhadap hidup.

Banyak di antara kita, ketika kita pikir dengan tidak berkata jujur itu akan menjauhkan kita dari rejeki, kesempatan, dan sebagainya. Justru sebaliknya. Mungkin dengan jujur sekilas kita bisa saja kehilangan rejeki, kesempatan, dan lainnya akan tetapi kehilangan itupun akan diganti oleh Tuhan 2x lipat atau bahkan lebih dari kehilangan kita yang disebabkan kita jujur.

Mungkin Tuhan tidak memberikannya secara instan dalam bentuk 2x lipat, tapi coba ingatlah, setelah kita jujur, kemudian ada peristiwa apa yang terjadi setelah kejujuran kita ? Sekilas mungkin kita menyebutkan hal-hal negatif yang terjadi karena kita jujur. Tapi coba hitung berapa banyak hal positif yang terjadi setelah itu ??? Kadang justru itu yang kurang kita sadari. Apalagi jika hal positif yang terjadi tidak langsung terjadi setelah kita berbuat jujur ..

Tapi percaya deh, Tuhan itu adil. Dia Maha Adil.

 

:)

 

 

 

 

 

semua orang ingin memiliki orang yang baik disekitarnya

Standard

Hampir semua orang yang gw temui sejak gw kecil hingga gw seumuran sekarang..wkwkwk (brp ya umur gw skr ?)
Setiap kali mengobrol dengan mereka mulai dari ngobrol kegiatan sehari-hari, pertemanan, percintaan, pernikahan bahkan kematian, hampir semuanya mengisyaratkan bahwa mereka ingin hidup dengan orang yang baik. Begitukah ? kalo loe gmn ?

Ketika mereka sedih, mereka kerap kali menceritakan ttg orang lain yang menurut mereka “tidak baik”. Ketika mereka gagal dalam pekerjaan, sekolah, apapun itu mereka selalu menyalahkan bahwa ada faktor diluar sana yang “tidak baik”. Hampir semua orang sangat-sangat ingin memiliki orang yang baik dalam hidupnya. Orangtuanya, anaknya, pasangannya, pacarnya, temannya, bawahannya, atasannya, siapapun itu. Bahkan seorang kriminal pun ingin memiliki keluarga yang baik, minimal teman sesama kriminal yang baik yang bisa dipercaya.

Tapi satu hal yang mereka lupa, disaat mereka memimpikan ingin memiliki orang yang baik disekitarnya, mereka sendiri tidak bermimpi untuk menjadikan diri mereka lebih baik.

Pernah dengan pepatah ini :

“Semua orang ingin mengubah dunia, tapi tak ada satupun orang yang ingin mengubah dirinya”

Banyak sekali orang disekitar kita yang terus-terus berpesan ” jadi anak yang baik ya”, “jadi suami yg baik ya” , “jadi istri yang baik ya”, “jadi murid yg baik ya”, dst.  Tapi berapa sih yang selalu berpesan pada dirinya, “gw harus jadi orang yang baik”

Yang lucunya, disaat mereka mengharapkan orang yang baik, mereka lupa kalo diri mereka yang tidak baik itu menyakiti orang baik yang ada disekitarnya. Ironis bukan ?

Jadi kalo menurut gw, daripada mengharapkan orang lain yang baik, mgkn lebih baik kita yang berusaha menjadi orang baik dulu untuk orang lain.

Sekian… :))

Rejeki 200 repes

Standard

Saya punya sedikit cerita yang ingin saya bagi..
cerita ini bisa saja memberikan anda inspirasi, bisa saja memberikan anda makna, ide, kesadaran atau mungkin justru tidak sama sekali.

Itu semua tergantung dengan anda he he

Cerita ini berawal dari beberapa hari yang lalu ketika A menjual sebuah kosmetik kepada pelanggannya. 
Yang namanya jualan, kita pasti akan selalu mengharapkan keuntungan. Prinsip berdagangpun adalah mengeluarkan sedikit untuk mendapatkan yang banyak. Negosiasi pun kurang lebih berprinsip demikian. 

Si A pun bukan orang yang pandai berjualan apalagi memikirkan keuntungan yang banyak, akan tetapi dalam bekerja ia selalu mencoba untuk bekerja dengan jujur dan mau berusaha. 

Bagi A, keuntungan itu nomor dua asalkan nomor 1 adalah kepercayaan dan kepuasan pelanggan.  
Suatu saat ada seorang pelanggan yang memesan kepada A. Barang tersebut kebetulan sedang promo pada bulan tersebut sehingga A pun juga mengatakan kepada pelanggan bahwa barang tersebut sedang di diskon. Dikarenakan akhir bulan, A harus memesan barang tersebut sehingga harganya pun masih dapat ikut promo seperti yang dikatakan A, akan tetapi karena hanya memesan 1 buah barang saja, A dikenakan sejumlah biaya tambahan dimana ia harus merugi sejumlah 800 rupiah. Ya mungkin nilai itu tidak seberapa akan tetapi penjual mana yang ingin rugi ketika berdagang ?

A merasa ia harus menepati janjinya kepada pelanggan untuk bisa memberikan pesanan tersebut sekalipun ia harus merugi. A juga merasa tidak pantas ketika pelanggan kehilangan harga promo tersebut dikarenakan ia harus menunggu pesanan lain demi tidak membayar sejumlah biaya tambahan tersebut. 

Dibenak A, ia kecewa karena harus merugi dalam berdagang., akan tetapi A adalah orang yang jujur dan menepati janjinya, A pun tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk pelanggan. A juga selalu percaya bahwa rejeki itu ada yang mengatur dan yang terpenting adalah bekerja dengan baik dan tetapi jujur.

Ketika A menepati janjinya dan memberikan barang pesanan tersebut kepada pelanggan. Kenyataannya, biaya yang diberikan oleh pelanggan tersebut melebihi dan menutupi kerugian A, sekalipun A hanya untung 200 rupiah saja. 

 Dari pengalaman A, kesimpulan yang bisa kita peroleh adalah :

1. Kita tidak bisa mengendalikan rejeki akan tetapi kita bisa berusaha untuk memperoleh rejeki itu. Segala sesuatu didunia ini milik Tuhan semata. Ia yang memberi Ia pula yang mengambil.

2. Bekerja dengan jujur dan menepati janji itu mendatangkan rejeki yang luar biasa. Kita tidak pernah tahu apa yang direncanakan Tuhan untuk kita.

3. Nominal itu tidak seberapa dan bahkan mungkin tidak bernilai apapun, akan tetapi pernahkah kita bayangkan jika jualan kita bernilai milyaran rupiah. Apa yg kita dapatkan dengan kejujuran memberikan keuntungan bagi kita dan bahkan menutupi kerugian yang artinya menutupi kesulitan kita

Jadi,

apakah kita masih berfikir semua yang kita miliki didunia ini hasil kerja keras kita semata ?

apakah diantara kita masih meragukan keuntungan dari bekerja dengan cara jujur ?

:)

Tips Menghadapi Surat Kaleng

Standard

Surat kaleng, wajah surat tersembunyi di balik topeng. Sebuah hasrat membentur benteng. Pengirim surat ingin berbicara, namun keadaan membuatnya terpaksa, berlindung di balik ruang rahasia, dengan suatu alasan yang telah diperhitungkannya.
Surat kaleng, pesan singkat bertameng tedeng. Dari penulis untuk pembaca. Dari pengirim untuk penerima. Sebuah wasiat, peringatan, laporan, pengaduan, uneg-uneg, ancaman, isi hati, pelampiasan emosi, gelora kerinduan, atau bisa juga ungkapan cinta tak tertahan. Surat kaleng menyimpan seribu misteri, maksud terselubung dan tersembunyi.
Pengirim surat hendak melindungi diri, kadang memang ada hak untuk rahasia–misteri. Privasi dan identitas diri, entah demi keselamatan jiwa,  keamanan keluarga, jaga  gengsi, atau memang tiada nyali, sekedar menebar teror, menyulut keresahan dan mengumbar fitnah keji.
Surat kaleng membuka fakta, retaknya persaudaraan, terkungkungnya kebebasan, tersumbatnya keterbukaan, terusiknya keadilan, hilangnya ke-ksatria-an, eksklusivitas komunitas, ter-abrasi kedewasaan berinteraksi dan ter-erosi sikap toleransi.
Apapun alasan dan motifnya, surat kaleng mengirim pesan nyata, bahwa telah macet komunikasi antar manusia. Mesti bagaimana…???” – Handoyo El Jeffry 

         Pada dasarnya saya kurang paham dengan sebutan atau bagaimana kita menyebutnya, akan tetapi umumnya surat ini berasal dari seseorang yang tidak kita kenal. Yah mungkin yang digaris bawahi adalah dari seseorang yang tidak kita kenal, sehingga bagi saya hal tersebut sama saja dengan surat kaleng atau bahasa kerennya blackmail.

           Definisi blackmail sendiri sebenarnya lebih pada ada nya ancaman dalam surat tersebut yang biasanya memaksa seseorang untuk melakukan sesuatu ataupun memaksa seseorang memberikan sejumlah uang, akan tetapi seiring dengan perkembangan zaman bentuknya pun bisa berbagai macam.

          Zaman modern yang penuh teknologi seperti ini, mudah sekali untuk membuat surat kaleng kepada seseorang. Bisa via SMS, bisa via email, bisa lewat media sosial lainnya. Isi surat kaleng pun biasanya memberikan informasi yang tidak kita ketahui terlepas isi tersebut benar atau tidak, yang jelas orang yang mengirimkan surat  tersebut punya motif.

           Surat kaleng bisa saja berisi hal-hal yang berkaitan tentang pekerjaan, keluarga, saudara, pacar, suami, pasangan, atasan, bawahan atau siapa saja yang mungkin punya hubungan dekat dengan kita, yang tentu saja ketika kita membacanya membuat kita terkejut setengah mati.

         Saya jadi ingat salah satu film yang diperankan oleh Hugh Jackman dan Ewan McGregor di tahun 2008 yang inti ceritanya dia terjebak dan seseorang memaksanya untuk melakukan sesuatu. Judul film ini Deception. Atau mungkin film The Box di tahun 2009 yang diperankan Cameron Diaz yang intinya ada seseorang tak dikenal yang datang kerumah anda dan meminta anda menekan tombol kemudian akan ada orang yang meninggal dan anda akan dibayar. Yah mungkin surat kaleng mirip seperti itu.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika mendapat surat kaleng yaitu :

1. Sang pengirim biasanya adalah orang yang berada di lingkaran kerabat anda atau orang-orang terdekat dan berada disekitar anda sehingga ia tahu banyak tentang anda

2. Ketika anda membaca pertama kali surat kaleng tersebut, anda pasti akan merasa sangat kaget dan shock. Tenangkan diri anda, minumlah air putih, duduklah dengan tenang, sholatlah dahulu jika anda  muslim, lalu kembali baca surat tersebut berulang kali sehingga anda tidak merasa shock lagi

3. Jangan mudah percaya begitu saja dari isi surat tersebut. Biasanya isi surat tersebut ingin menjatuhkan anda atau kerabat anda sehingga belum tentu benar 100%.

4. Konfirmasikan kepada beberapa orang yang menurut anda tahu lebih banyak mengenai kaitan dari isi surat tersebut. Semakin banyak orang yang dapat memberikan informasi, semakin jelas. Akan tetapi lebih ditekankan pada informan-informan yang terpercaya

5. Seseorang yang mengirimkan surat kaleng, pasti memiliki motif. Apakah itu menjatuhkan anda, apakah itu menjatuhkan kerabat, saudara, pacar, suami anda, apakah itu dalam bentuk kepedulian. Akan tetapi surat kaleng tidak pernah dibenarkan. Jika orang tersebut peduli dengan anda dan dia adalah orang yang baik, maka orang tersebut akan menemui anda SECARA LANGSUNG. Bukan dengan cara sembunyi-sembunyi atau menggunakan identitas palsu. Anda bisa saja menuntutnya sebagai bentuk kriminalitas.

6. Anda bisa menggunakan jasa pengacara, hukum untuk mencari tahu pengirim tersebut akan tetapi hal ini membutuhkan biaya yang cukup besar bahkan puluhan juta rupiah.

7. Ambil sisi positif dari surat tersebut. Jika ada inti dari surat yang memang benar maka pada dasarnya ada hal-hal yang tidak anda ketahui dan orang lain lebih ketahui, sehingga anda juga harus mempertanyakan keterbukaan dan komunikasi anda terhadap kerabat, saudara, atau pasangan anda.

8. Surat kaleng yang berisi mengenai rahasia seseorang bisa anda selidiki dengan cara mengingat-ngingat kepada siapa saja anda menceritakan rahasia tersebut. Kemudian telusuri beberapa orang yang mengetahui rahasia anda. Dan yang pastinya, orang yang pertama kali anda ceritakan rahasia tersebut adalah orang yang membeberkan rahasia anda :)

9. Ingat-ingatlah apakah anda memiliki konflik dengan seseorang karena biasanya orang-orang yang memberikan surat kaleng adalah orang-orang yang tidak menyukai anda atau kerabat anda. Minta maaf lah kepada orang-orang tersebut karena bisa saja anda sedang tidak merasa berkonflik akan tetapi ada orang lain yang mungkin sedang iri atau sakit  hati kepada anda atau kerabat anda.

10. Tetap bersyukur kepada Tuhan, bagaimanapun akan selalu ada hikmah dibalik kejadian tersebut. Anda bisa saja menjadi lebih aware, atau minimal belajar sesuatu dari kejadian tersebut.

Itulah beberapa tips dari saya..jika ada yang ingin menambahkan tips ataupun memiliki pengalaman  dan bersedia membagikan pengalamannya. Silahkan tinggalkan komentar anda.

Semoga kita menjadi individu yang lebih baik lagi :)

Ngga jujur, ngga mujur

Standard

Nggak Jujur, Nggak Mujur

Nabi Yusuf ‘alahissalam memiliki saudarasaudara yang iri kepadanya. Menurut mereka Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah mereka (Nabi Ya’qub ‘alahissalam). “Sesungguhnya ada beberapa tanda kekuasaan Allah pada (kisah) Yusuf dan saudara-saudaranya. (yaitu) ketika mereka berkata,”Sesungguhnya Yusuf dan saudara kandungnya (Bunyamin) lebih dicintai oleh ayah kita daripada kita sendiri, padahal kita (ini) adalah satu golongan (yang kuat). Sesungguhnya ayah kita adalah dalam kekeliruan yang nyata.” (QS Yusuf : 7-8)

Rasa iri itu memuncak dan menggiring mereka untuk membuat makar terhadap Yusuf. Mereka ingin membunuh atau membuang Yusuf agar sang ayah tidak lagi memberikan perhatian kepadanya. Sebaliknya, mereka berharap, perhatian sang ayah akan ditumpahkan untuk mereka saja. Mereka merengek-rengek kepada sang ayah agar Yusuf diizinkan pergi bersama mereka untuk bermain-main dan bersenang-senang di tempat yang jauh. Mereka meyakinkan sang ayah bahwa mereka adalah orang-orang yang kuat dan sanggup menjaga keamanan adiknya. Nabi Ya’kub sang ayah yang sholeh sudah menangkap gelagat tidak baik pada mereka. “Sesungguhnya kepergian kamu bersama Yusuf amat menyedihkanku dan aku khawatir kalau-kalau dia dimakan serigala, sedang kamu lengah daripadanya. Mereka berkata, “Jika ia benar-benar dimakan serigala sedangkan kami (golongan yang kuat), sesungguhnya kalau demikian , kami benar-benar orang-orang yang merugi.” Akhirnya mereka pun pergi dan membuang Yusuf kecil ke dalam sumur.Aksi mereka pun berlanjut dengan tipu muslihat, ketidakjujuran, dengan kebohongan yang dibuatbuat. Kemudian mereka datang kepada ayah mereka pada sore hari sambil menangis. Mereka berkata, “Wahai ayah kami sesungguhnya kami berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami, lalu dia dimakan serigala. Kamu sekali-kali tidak akan percaya kepada kami sekalipun kami adalah orang-orang yang benar”. Mereka datang membawa baju gamisnya ( yang berlumuran) darah palsu. Mereka telah berlaku tidak jujur kepada ayahnya dan berusaha terus meyakinkan agar ketidakjujuran mereka itu dianggap sebagai sesuatu yang benar.

Waktu terus berjalan. Nabi Yusuf menghadapi berbagai ujian hidup berat sejak dari sumur itu. Terpisah dari ayah tercinta, dijadikan budak yang diperjualbelikan, ketika dewasa digoda istri penguasa dan seterusnya. Sampai pada saatnya Allah Subhanahu wata’ala memberikan kepadanya kedudukan yang mulia. Lalu, bagaimana dengan nasib saudara-saudaranya yang berlaku tidak jujur itu akhirnya? “Maka, ketika mereka masuk ke (tempat) Yusuf, mereka berkata, “Hai al-Aziz, kami dan keluarga kami telah ditimpa kesengsaraan dan kami datang membawa barang-barang yang tak berharga, maka sempurnakanlah sukatan untuk kami, dan bersedekahlah kepada kami….” (QS Yusuf:88). Hidup mereka susah.Betul. Jujur memang membutuhkan keberanian. Karena kejujuran akan dihimpit banyak rintangan, hadangan, dan tantangan. Ketidakjujuran seolaholah membawa keselamatan. Padahal sesungguhnya ketidakjujuran membuka pintu ketidakmujuran bahkan kehancuran. Wallaahu a’lam bish-showab.

Source: http://www.lmizakat.org/index.php?option=com_content&view=article&id=441:nggak-jujur-nggak-mujur&catid=36:catatan-direktur&Itemid=71

Doa melunasi hutang

Standard

Do’a Melunasi Hutang
Apabila kita mempunyai hutang apalagi hutang yang sifatnya melilit, maka hendaklah kita memperbanyak membaca do’a-do’a berikut:

اللَّهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan apa-apa yang Engkau halalkan dari apa-apa yang Engkau haramkan. Dan kayakanlah (cukupkanlah) aku dengan karunia-Mu dari segala sesuatu selain Engkau. ” (HR. At-Tirmidziy 5/560, lihat Shahih At-Tirmidziy 3/180)

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ وَالْعَجْزِ وَالْكَسَلِ وَالْبُخْلِ وَالْجُبْنِ وَضَلَعِ الدَّيْنِ وَغَلَبَةِ الرِّجَالِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari keresahan dan kesedihan, kelemahan dan sikap malas, kekikiran dan sikap penakut serta dililit hutang dan dikalahkan lawan. ” (HR. Al-Bukhariy 7/158)

BERDOA MOHON PERLINDINGAN DARI HUTANG

Dari ‘A`isyah radhiyallaahu ‘anhaa bahwasanya Rasulullah di dalam shalatnya membaca do’a:

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ. اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, aku berlindung kepada-Mu dari fitnahnya Al-Masih Ad-Dajjal, dan aku berlindung kepada-Mu dari fitnahnya hidup dan mati. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari (berbuat) dosa dan (terlilit) hutang. “

 

Berkatalah ‘A`isyah, “Maka ada seseorang yang berkata, “Betapa banyaknya (seringnya) engkau meminta perlindungan dari hutang, wahai Rasulullah!” Maka Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya seseorang apabila berhutang, ketika dia berbicara maka dia berdusta dan ketika berjanji maka dia menyelisihi. ” 

(HR. Al-Bukhariy 1/202 no. 832 dan Muslim 1/412 no. 589)

Hal ini dikarenakan ketika orang yang mempunyai hutang ditagih, dia mengatakan, “Nanti akan saya bayar besok. ” Ketika besoknya didatangi dia mengatakan, “Maaf, saya belum punya uang, pekan depan saja. “, dan seterusnya.

KEUTAMAAN MEMBERI HUTANG

Dalam shohih Muslim pada Bab ‘Keutamaan berkumpul untuk membaca Al Qur’an dan dzikir’, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ نَفَّسَ عَنْ مُؤْمِنٍ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ الدُّنْيَا نَفَّسَ اللَّهُ عَنْهُ كُرْبَةً مِنْ كُرَبِ يَوْمِ الْقِيَامَةِ وَمَنْ يَسَّرَ عَلَى مُعْسِرٍ يَسَّرَ اللَّهُ عَلَيْهِ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَمَنْ سَتَرَ مُسْلِمًا سَتَرَهُ اللَّهُ فِى الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ وَاللَّهُ فِى عَوْنِ الْعَبْدِ مَا كَانَ الْعَبْدُ فِى عَوْنِ أَخِيهِ

“Barangsiapa meringankan sebuah kesusahan (kesedihan) seorang mukmin di dunia, Allah akan meringankan kesusahannya pada hari kiamat. Barangsiapa memudahkan urusan seseorang yang dalam keadaan sulit, Allah akan memberinya kemudahan di dunia dan akhirat. Barangsiapa menutup ‘aib seseorang, Allah pun akan menutupi ‘aibnya di dunia dan akhirat.Allah akan senantiasa menolong hamba-Nya, selama hamba tersebtu menolong saudaranya.” 

(HR. Muslim no. 2699)

Tagihlah Hutang Dengan Cara yang Baik

Dalam Shohih Bukhari dibawakan Bab ‘Memberi kemudahan dan kelapangan ketika membeli, menjual, dan siapa saja yang meminta haknya, maka mintalah dengan cara yang baik’.

Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

رَحِمَ اللَّهُ رَجُلاً سَمْحًا إِذَا بَاعَ ، وَإِذَا اشْتَرَى ، وَإِذَا اقْتَضَى

“Semoga Allah merahmati seseorang yang bersikap mudah ketika menjual, ketika membeli dan ketika menagih haknya (utangnya).” (HR. Bukhari no. 2076)

Yang dimaksud dengan ‘ketika menagih haknya (utangnya)’ adalah meminta dipenuhi haknya dengan memberi kemudahan tanpa terus mendesak. (Fathul Bari, 6/385)

Ibnu Hajar mengatakan bahwa dalam hadits ini terdapat dorongan untuk memberi kelapangan dalam setiap muamalah, dan dorongan untuk memberikan kelapangan ketika meminta hak dengan cara yang baik.

Dalam Sunan Ibnu Majah dibawakah Bab ‘Meminta dan mengambil hak dengan cara yang baik’.

Dari Ibnu ‘Umar dan ‘Aisyah radhiyallahu ‘anhuma, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ طَلَبَ حَقًّا فَلْيَطْلُبْهُ فِى عَفَافٍ وَافٍ أَوْ غَيْرِ وَافٍ

“Siapa saja yang ingin meminta haknya, hendaklah dia meminta dengan cara yang baik baik pada orang yang mau menunaikan ataupun enggan menunaikannya.” 

(HR. Ibnu Majah no. 1965. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits inishohih)

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda untuk orang yang memiliki hak pada orang lain,

خُذْ حَقَّكَ فِى عَفَافٍ وَافٍ أَوْ غَيْرِ وَافٍ

“Ambillah hakmu dengan cara yang baik pada orang yang mau menunaikannya ataupun enggan menunaikannya.” 

(HR. Ibnu Majah no. 1966. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shohih)

Berilah Tenggang Waktu bagi Orang yang Kesulitan

Allah Ta’ala berfirman,

وَإِنْ كَانَ ذُو عُسْرَةٍ فَنَظِرَةٌ إِلَى مَيْسَرَةٍ وَأَنْ تَصَدَّقُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ

“Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.”

(QS. Al Baqarah: 280)

 

Memberi tenggang waktu terhadap orang yang kesulitan adalah wajib. Selanjutnya jika ingin membebaskan utangnya, maka ini hukumnya sunnah (dianjurkan). Orang yang berhati baik seperti inilah (dengan membebaskan sebagian atau seluruh utang) yang akan mendapatkan kebaikan dan pahala yang melimpah. Oleh karena itu, Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.” (Lihat Tafsir Al Qur’an Al Azhim, pada tafsir surat Al Baqarah ayat 280)

Begitu pula dalam beberapa hadits disebutkan mengenai keutamaan orang-orang yang memberi tenggang waktu bagi orang yang sulit melunasi utang.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

 

مَنْ أَنْظَرَ مُعْسِرًا أَوْ وَضَعَ عَنْهُ أَظَلَّهُ اللَّهُ فِى ظِلِّهِ

“Barangsiapa memberi tenggang waktu bagi orang yang berada dalam kesulitan untuk melunasi hutang atau bahkan membebaskan utangnya, maka dia akan mendapat naungan Allah.” 

(HR. Muslim no. 3006)

Dari salah seorang sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam –Abul Yasar-, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

 

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُظِلَّهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ فِى ظِلِّهِ فَلْيُنْظِرِ الْمُعْسِرَ أَوْ لِيَضَعْ عَنْهُ

“Barangsiapa ingin mendapatkan naungan Allah ‘azza wa jalla, hendaklah dia memberi tenggang waktu bagi orang yang mendapat kesulitan untuk melunasi hutang atau bahkan dia membebaskan utangnya tadi.”

(HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shohih)

 

Semoga Kita Semua Terbebas dari Hutang piutang…amin

 

 

 

Source : http://solusi-hutang.blogspot.com/2012/11/doa-melunasi-hutang-solusi-bagi-yang.html