safety fast driving

Wow…sapa yang ngga suka ngebut di jalan tol ? hampir semua orang indo rasanya bisa jadi pembalap bahkan kadang-kadang nyali mereka lebih hebat dibanding pembalap F1.

Gimana ngga ? orang indo balapannya di jalan raya bukan di lintasan tertentu untuk balapan.
Sering banget dengar atau baca berita tentang kecelakaan di jalan. Ntah itu kecelakaan kecil sampai kecelakaan maut. Tingkat kecelakaan terus meningkat. Terkadang ketika kita yang hati-hati orang lain ngga hati-hati

Katanya “ngebut itu benjut…”

Pastinya…namanya juga ngebut, kemungkinan kecelakaan lebih besar hahahah tapi bisa diminimalisir sbnrnya

Jadi sebelum ngebut pastikan kamu paham beberapa pernyataan ini :

1. “Semakin besar kendaraan yang kamu bawa, semakin membutuhkan jarak untuk benar-benar bisa berhenti”

– Jadi kalo dah tau punya mobil yang besar, pastiin jarak kamu ngga begitu dekat dengan mobil didepan. Ukur benar-benar jarak kamu berhenti dengan sempurna. Mobil besar itu ya sejenis SUV, avanza, pajero, sampai truck dan bis. Kayak misalnya bis atau truck butuh waktu yang lama untuk menahan badannya yang besar setiap kali harus berhenti.

Kalo menurut aku, Sedan dan mobil kecil itu paling recommended untuk ngebut. Tapi yang diatas 1,5 yaaa..kalo 1,3 itu sama aja kamu nyiksa kendaraanmu hehehe

2. “Refleks manusia itu aktifnya 3 detik setelah ada stimulus dan toleransi reaksi untuk menghandle hal yang sifatnya tiba-tiba pada saat menyetir hanya sampai di kecepatan 100km/h”

– Jadi kalo nyetir lebih dari 100 km/h pastiin jalanan kondisi aman, dan kamu dalam keadaan fokus konsentrasi penuh ke jalan.

3. “Jangan menyetir dalam keadaan depresi, sedih, atau terlalu senang”

– Klo orang depresi ngebut bawaannya pengen mati, kalo orang sedih yang nangis, matanya terganggu airmata, kalo orang sedih biasa pikirannya kemana-mana alias mikirin masalah, kalo orang terlalu senang ngebut..akan sulit utk merasakan adanya ancaman dari luar alias ngga peka dengan bahaya. Emosi yang berlebihan itu mengganggu kemampuan kognisi”

4.”Pastikan kamu ngga mengantuk atau dah tidur nyenyak semalam sebelum nyetir”

– Orang ngantuk ngebut itu refleksnya lebih dari 3 detik, apalagi kalo tiba-tiba merem pas nyetir..ngeri toh :) )

5.”Kendaraan yang di produksi, semuanya sudah dihitung ergonomi dan efisiensi serta keselamatannya apabila digunakan sesuai dengan standar yang sudah diuji”

– Ukuran ban, jenis ban, mesin, lampu besar, lampu sign, lampu rem, sampai kapasitas semuanya sudah dihitung oleh pabrik sebelum dipasarkan. Jadi sebelum memodifikasi mobil, pastiin efek modifikasi terhadap performance mobil. Jadi ngga cuman kerennya doankm tapi juga aman utk di gunakan ngebut. Pastiin klo modif lampu besar jangan yg nyentrong-nyentrong yang nyiksa pengendara lain

6. “Kalo dah tau kondisi jalan lagi rame, ngga usah ngotot. Ingat, kamu masih punya rem”

–Kita-kita itu paling males toh ya klo dah ngebut trus tiba-tiba ngerem karena kondisi jalan yang rame…ya terima aja itu, sabar aja sampe jalan kembali agak lengang. Jangan sampe ngotot mu bikin orang lain ngamuk dan nyumpah2in hal jelek ke kamu… wkwkwk

7.”Jangan menggunakan gadget selagi ngebut, apalagi foto-foto speedometer kalo lagi ngebut kencang”

– Ngebut ngga usah dipamerin, ngga akan ada juga yang bakal nawarin jadi pembalap.  kecuali kamu daftar jdi pembalap. Banggalah kalo ngebut tertib alias bisa ngebut tapi tetap memperhatikan rambu-rambu lalu lintas hehehehe

8.”Jangan memutar musik terlalu keras ketika ngebut”

– Semakin keras, ntar kamu ngga dengar orang lain nglakson kamu wkwkwkwk apalagi kalo kamu orang auditori yang terganggu dengan musik, bisa-bisa konsentrasi  bubar semua

9. “Jangan nyetir dalam keadaan mabuk dan nge-drugs”

– Mabuk dan nge-fly itu bikin orang ngga bisa memprediksi kan jarak. Ngga bisa memprediksikan spasial dengan akurat. Terkadang mereka bisa ngeliat jarak yg sebenarnya dah dekat, tapi seperti masih jauh

10. “Kenal semua fitur yang ada didalam mobil, beradaptasi lah sebelum nyetir !”

– Semua mobil itu unik dan berbeda. Bahkan antara mobil yang sesama brand dan jenis aja belum tentu sama rasanya ketika di gunakan berkendara. Jadi, pastiin kmu dah kenalan dulu dengan kendaraan itu, sudah tau semua fitur-fitur, letak tombol-tombol dan sudah benar-benar beradaptasi. Spion sudah nyaman, posisi duduk sudah nyaman, pokoknya bagian driver itu dah di setting “kamu banget” dah.  hehehehe

Nah yang terakhir yang paling penting, JANGAN LUPA BERDOA sebelum berkendara. Dan sisanya pasrah lah dengan Tuhan wkwkwkwk

Ini saran abal-abal yang sebenarnya ada teori dan researchnya, beberapa pernyataan juga pernah saia temui di majalah otomotif tapi ngga ingat sumbernya, sisanya di mix dengan kondisi psikologis, pengalaman dan informasi lainnya.

Semoga bisa menjadi pembalap yang pintar :)

Low Cost Flight to Korea

Pertama kalinya naik low cost flight untuk travel ke suatu tempat yang lumayan jauh…selama ini kalo naik pesawat jenis low cost taunya cmn di lokal atau yang dekat-dekat yang ngga lebih dari 2 jam…

Dan ternyata mmg cukup menyiksa kalo saja kita berpergian ke tempat yang lebih dari 2 jam dengan naik low cost kelas economy. Hehehe maklum baru pertama kali..jadi agak shock juga..ternyata didalam ngga ada tv atau bantal atau bahkan selimut untuk penumpang. Jarak kursi juga sempit. Kalo mau ntn harus bayar lagi dan semua makan beli di pesawat atau minim pesan pada saat pembelian tiket.

Seperti ini lah terkadang ketika kita mendapatkan harga low cost flight dengan harga bukan promo..jika dibandingkan dengan penerbangan biasa. Beda harga ternyata g begitu jauh tapi fasilitas smuanya ada.

Beda cerita dengan tiket-tiket promo yg diberikan oleh penerbangan low cost, kalo mmg niat irit dan betah bengong selama 6 jam atau lebih, mungkin penerbangan itu bisa direkomendasiin. Tapi kalo buat saya pribadi, saya ngga betah. Apalagi jika tau harga tiket low cost ngga beda jauh dgn standard cost flight. Berasa sakit hati juga sih hehehehe

Selain didalam ngga ada apa-apa, waktu saya transit, semua penumpang jalan ke bandara, sama sekali ngga dijemput oleh bus atau dsb. hiks sungguh menyiksa..apalagi kalo barang bawaan banyak..

Pada saat check in juga cuman di perbolehkan membawa 2 tas kedalam kabin, waktu itu saya bawa 1 tas berisi oleh2, dan 1 tas berisi dompet dsb, dan 1 tas lagi berisi kamera. Tapi pada saat check in, saya tidak diperbolehkan untuk membawa ketiganya dan harus tetap 2 tas meskipun yg satu cuman tas kamera. WIiih sungguh kesal rasanya.. Akhirnya kamera cmn saya kalungkan dan tasnya dimasukkan kedalam tas lain…

Yah begitu ternyata rasanya naik penerbangan low cost..belum lagi kalo yang lebih murah bisa transit bolak balik dalam waktu yang lama..fiuuuh capek dijalan doank

Price never lies banget yaaa

Simbol pada kemasan plastik

Simbol atau kode itu dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry sejak tahun 1988 di Amerika Serikat dan telah diadopsi oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization). Secara umum logo tersebut berada didasar kemasan, berbentuk segi tiga, di dalam segitiga akan terdapat angka, serta nama jenis plastik di bawah segitiga, dengan contoh seperti gambar di bawah dan penjelasan sebagai berikut:
Image
 
Image 
 
Pertama, PETE atau Polyethylene Terephthalate. Biasanya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya dan tulisan PETE atau PET di bawah segitiga. Simbol itu biasa dipakai untuk botol plastik yang jernih/transparan/tembus pandang seperti botol air mineral, botol jus, dan hampir semua botol minuman lainnya. Mayoritas bahan plastik PET di dunia untuk serat sintetis (sekitar 60 persen), dalam pertekstilan PET biasa disebut dengan polyester (bahan dasar botol kemasan 30 persen). Botol Jenis PET/PETE ini direkomendasikan “hanya untuk sekali pakai”. Alasannya, bila terlalu sering dipakai, apalagi digunakan untuk menyimpan air hangat apalagi panas, akan mengakibatkan lapisan polimer pada botol tersebut akan meleleh dan mengeluarkan zat karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker.
 Image
Kedua, HDPE atau High Density Polyethylene. Umumnya, pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 di tengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. HDPE biasa dipakai untuk botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan lain-lain. HDPE merupakan salah satu bahan plastik yang aman untuk digunakan karena kemampuan untuk mencegah reaksi kimia antara kemasan plastik berbahan HDPE dengan makanan/minuman yang dikemasnya. HDPE memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. Sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan hanya untuk sekali pemakaian, karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu.
 Image
Ketiga, V atau Polyvinyl Chloride. Tertera logo daur ulang (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V yang berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. Plastik itu bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap) dan botol-botol.  PVC mengandung DEHA yang dapat bereaksi dengan makanan yang dikemas dengan plastik berbahan PVC, saat bersentuhan langsung dengan makanan tersebut. Karena DEHA bisa lumer pada suhu 150 derajat celsius. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.
Sebaiknya kita mencari alternatif pembungkus makanan lain yang tidak mengandung bahan pelembut seperti plastik yang terbuat dari polietilena, seperti daun pisang yang lebih alami.
 Image
Keempat, LDPE atau Low Density Polyethylene. Tertera logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE, yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi. Biasanya LDPE dipergunakan untuk tempat makanan, plastik kemasan, dan botol-botol yang lembek. Sifat mekanis jenis plastik LDPE adalah kuat, agak tembus cahaya, fleksibel dan permukaan agak berlemak. Pada suhu di bawah 60 derajat celsius sangat resisten terhadap senyawa kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, akan tetapi kurang baik bagi gas-gas yang lain seperti oksigen. Plastik ini dapat didaur ulang, baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibilitas tetapi kuat, dan memiliki resistensi yang baik terhadap reaksi kimia.
Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.
 Image
Kelima, PP atau Polypropylene. Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP adalah pilihan terbaik untuk bahan plastik, terutama untuk produk yang berhubungan dengan makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. Karakteristik berupa botol transparan yang tidak jernih atau berawan. Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Carilah dengan kode angka 5, bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.
 Image
Keenam, PS atau Polystyrene. Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS. Polystyrene ditemukan pada tahun 1839 oleh Eduard Simon, seorang apoteker dari Jerman secara tidak sengaja. PS biasa dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai, dan lain-lain. Bahan tersebut harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, pertumbuhan dan sistem syaraf. Bahan itu juga sulit didaur ulang. Jika harus didaur ulang, PS memerlukan proses yang sangat panjang dan lama.
PS dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.
 Image
Ketujuh, OTHER. Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER yang merupakan gabungan dari SAN (styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene) dan PC (polycarbonate, Nylon). OTHER dapat ditemukan pada tempat makanan dan minuman seperti botol minum olahraga, suku cadang mobil, alat-alat rumah tangga, komputer, alat-alat elektronik, dan plastik kemasan.
PC dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak balita, botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula. PC dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol A ke dalam makanan dan minuman yang berpotensi merusak sistem hormon, kromosom pada ovarium, penurunan produksi sperma, dan mengubah fungsi imunitas.
 
Dianjurkan untuk tidak dipergunakan untuk tempat makanan ataupun minuman karena Bisphenol-A dapat berpindah ke dalam minuman atau makanan jika suhunya dinaikkan karena pemanasan. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.
 
SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan. Biasanya SAN terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa. SAN dan ABS merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan.
 
Melihat bahayanya yang terkandung dalam plastik, sudah saatnya kita harus bertindak bijak dalam penggunaan plastik, khususnya plastik dengan kode 1, 3, 6, dan 7 (khususnya polycarbonate). Karena seluruhnya memiliki bahan bahaya secara kimiawi. Namun, hal itu tidak berarti bahwa plastik dengan kode yang lain secara utuh aman, hanya perlu dipelajari lebih jauh lagi. Maka, jika kita harus menggunakan plastik, akan lebih aman bila menggunakan plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (kecuali polycarbonate), bila memungkinkan. Bila tidak ada kode plastik pada kemasan tersebut, atau bila tipe plastik tidak jelas (misalnya pada kode 7, dimana tidak selamanya berupa polycarbonate), cara terbaik yang paling aman adalah menghubungi produsennya dan menanyakan mereka tentang tipe plastik yang digunakan untuk membuat produk tersebut.
 
Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan polycarbonate. Cobalah pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, polyethylene, atau polypropylene.
 
Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, polypropylene, atau polyethylene. Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan lateks.
Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.
 
Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum. Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak dapat dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. Bahan alternatif yang dapat digunakan adalah botol stainless steel atau kaca.
 
Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik, khususnya pada microwave oven, yang dapat mengakibatkan zat kimia yang terdapat pada plastik terlepas dan bereaksi dengan makanan lebih cepat. Hal itu dapat terjadi bila kemasan plastik digunakan untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak.
Bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus, ketika makanan akan dipanaskan di microwave oven.
 
Cobalah untuk menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan dan gunakanlah kemasan berbahan stainless steel atau kaca untuk menyimpan makanan atau minuman..
Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan dari bahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu

Plastik adalah salah satu langkah ramah lingkungan dan hidup praktis ekonomis, tetapi semuapun tergantung apa yang sebaiknya kita pakai dan untuk apa. Semua hal memiliki sisi negatif dan positif. Disinilah tindakan bijak mesti di perlukan.
 
Ada 7 jenis plastik yang dipakai di masyarakat berdasarkan hasil penelitian yang dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry sejak tahun 1988 di Amerika Serikat dan telah diadopsi oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization).
 Image
     Semuanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing yang telah dibahas sebelumnya.
Melihat bahayanya yang terkandung dalam plastik, khususnya plastik dengan kode 1, 3, 6, dan 7 (khususnya polycarbonate). Karena seluruhnya memiliki bahan bahaya secara kimiawi. Dalam hal ini kita mesti dengan baik menempatkan dan jenis mana yang mesti kita kurangi penggunaanya.
Namun menggunakan plastik adalah hal yang praktis dan efesien, plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (kecuali polycarbonate), adalah jenis jenis plastik yang aman untuk digunakan berulang kali, namun dari semua itu akan lebih baik jika kita menggunakanya dalam alasan tertentu dan tidak terlalu sering.
 

 sumber : http://www.kamuakusukabiologi.blogspot.com/

Informasi Persyaratan Visa

Visa itu momok yang harus dihadapi setiap kali harus keluar negeri, terkecuali ke negara-negara yang tidak perlu menggunakan visa.

Mengapa visa itu jadi seperti momok ? hahahaha
Kalo bagi aku sendiri yang pertama persyaratan dan dokumennya banyak banget yang harus dipenuhi. Belum lagi perasaan cemas tiap kali apply visa karena takut ditolak.
Tapi selama kelengkapan dokumen terpenuhi, aku rasa akan diterima. Cuman ada beberapa Embassy yang memang sulit untuk meloloskan visa.

Beberapa syarat yang biasanya harus terpenuhi :

1. Foto 4×6

     Beberapa Embassy meminta foto dengan porsi wajah lebih banyak sehingga lebih jelas, kemudian kedua kuping harus kelihatan, tidak boleh senyum dengan gigi terlihat.. (Dulu nyokap aku apply visa inggris, karena giginya keliatan dikiiiiit banget akhirnya disuruh foto ulang)
Jangan sekali-kali mengubah penampilan sebelum visa keluar, kalo perlu sampai kembali dari luar negeri. Karena mereka saya memperhatikan foto yang ada di visa dan paspor dengan orang yang sebenarnya. (waktu aku apply visa, ada ibu-ibu yang foto di applynya rambutnya panjang, tapi orang aslinya rambutnya pendek, akhirnya disuruh foto ulang. Adalagi ibu-ibu yang di fotonya ngga pake jilbab, pas apply visa pake jilbab tetap disuruh foto ulang).

Jadi saran aku…kalo memang mau make over diri, lakukan sebelum pengambilan foto yang akan disetor ke Embassy untuk pengajuan visa.

2. Rekening koran 3 bulan terakhir

Apply visa itu kebanyakan meminta rekening koran bank sebagai bukti bahwa kita punya uang yang cukup selama disana dan ngga akan menggembel di negara mereka. Mereka butuh jaminan sebelum memperbolehkan kita masuk ke negaranya. Besar nominal tiap negara berbeda-beda. Untuk wilayah eropa sekitar >50 juta rupiah dan untuk wilayah asia >25 juta rupiah.

Kalo dipikir-pikir itu nominalnya banyak banget ya..padahal biaya perjalanan kita ke Luar Negeri aja ngga sebesar itu. Nah biasanya orang-orang  meminjam uang terlebih dahulu sejumlah itu untuk dimasukkan kedalam rekening kita dan dicetak. Biasanya harga cetak perlembarnya 2 ribu rupiah. Tapi tergantung banknya.  Setelah dicetak uangnya dikembalikan lagi. Hehehe ingat ya…uang orang dikembalikan lagi.

3. Surat Referensi Bank

Pada saat kita meminta rekening koran dicetak, sekalian aja minta surat referensi bank untuk pengajuan visa. Bilang aja sama CS nya. Tapi kalo cabang pas kita buka rekening ngga sama dengan cabang yang kita datangin untuk minta surat, biasanya bank ngga mau dan menyuruh kita untuk ke cabang dimana kita membuka rekening pertama kali. Jadi akan sangat-sangat repot sekali kalo kita tinggal diluar kota. Tetapi setau saya kalo kita tidak bisa mengajukan sendiri ke cabang rekening pertama kali kita buka, kita bisa membuat surat kuasa.

4. Surat Keterangan Kerja atau Surat Keterangan Sekolah/Kampus

Jujur, untuk surat keterangan kerja aku belum pernah tau formatnya seperti apa, hehehehe
Doakan aku cepat kerja biar bisa tau ngurus-ngurus surat keterangan kerja untuk visa. Sementara ini aku nulis yang surat keterangan sekolah dulu yaa..

Kalo kamu masih sekolah atau mahasiswa yang belum bekerja, biasanya diminta untuk menyertai surat keterangan sekolah atau mahasiswa dalam bahasa inggris di apply visanya. Mintanya ke TU yaaa..tapi biasanya petugas TU ngga bisa bahasa inggris, jadi kamu-kamu yang lebih pintar, kudu ngasih format suratnya ke mereka. Mereka tinggal menyalin. (*Pengalaman aku, malah aku sendiri yang ngetik di komputer paknya hahahaha)

5. Surat Sponsor

Untuk yang sudah bekerja dan berangkat dengan uang pribadi biasanya diminta slip gaji untuk membuktikan bahwa kita punya penghasilan sendiri. Kalo dibiayai perusahaan ya surat sponsornya atas nama perusahaan. Tapi yang berkaitan dengan perusahaan, aku ngga begitu tau…hehehe

Kalo siswa dan mahasiswa yang dibiayai orang tua..maka harus membuat surat sponsor kalo orang tua (ayah/ibu) mau menanggung biaya kita selama disana. Kalo dibiayai saudara, menantu atau anak kita ya sama aja

6. Tunjangan pensiun

Buat bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah pensiun, bisa melampirkan tunjangan pensiunnya sebagai ganti slip gaji. Mintanya di perusahaan lama anda bekerja…hehehe

7. Formulir aplikasi visa

Nah yang ini jangan sampai ketinggalan…semuanya harus diisi dan ditanda tangani. Formulir aplikasi bisa di download di website masing-masing embassy

itu semua pengalaman aku mengurus visa yang ribet dan aduhai bikin pontang panting. Persyaratan itu yang benar-benar harus kita perhatikan dengan cermat. Kecuali kalo kita punya banyak waktu, uang dan tenaga untuk bolak balik ngurusi dokumen dan kelengkapan karena dikit-dikit ada yang kurang atau salah. Hehehehe

Semoga bermanfaat