Busway…where are we???

Standard

This is first journey with plonga plongo bersama dee2 di Jakarta, hahahahahaha…

 

”ayo ci berpetualang!”

 

Kalimat yang tak pernah aku tolak ketika dee2 mengucapkannya…

 

“lets go!!!”

 

Dengan berbekal marshmallow, paying, serta kartu debit plus uang di saku dan K610i merah ku…kita mulai  berjalan keluar rumah…kemudian bertemu pak satpam dan disitulah perjalanan ini dimulai…

 

“Kopaja 68”

Itulah angkutan pertama kali yg kita naiki ketika beranjak keluar dari perumahan, soalnya ngga ada angkot yang langsung kearah pasar tebet…

Dengan tampang innocent dan agak sok tau, akhirnya kita duduk di bus tua yg kosong itu…satu persatu orang mulai naik, dan ternyata kita harus pindah bus kopaja 68 yg lain…

Bergegaslah lompat ke bus yg lain…klo ngga gitu ditinggal kali ya…hahahahaha

 

Dibus dengan tenang kita menikmati roda berputar dan bunyi gredek2 karena besi tua yang sudah tak layak pakai…

Aku dengan tampang tenang tapi pikiran setengah bingung mencoba mengingat kembali jalan yg pernah aku lalui kearah itu…

 

Yap ternyata bangunan hijau itu ada disebelah kiri sana….
dan Toto masih tetap berada didepan bangunan hijau itu…itulah yg disebut ‘sebelah kanan pasar tebet barat’

 

Dengan berbekal tawar menawar sebuah kenzo flower yg diinginkan dee2 hanya membuahkan kekecewaan…

 

Setelah itu kita mencoba untuk mencapai next destination…

Tak ada terminal busway di jalan kecil ini…

Satu2nya adalah harus menaiki kopaja…tapi kopaja nomor berapakah…

Yg ada dibenakku masih saja 68…

 

Buta jalan buta arah mengantarkan kita ke halte busway yang ternyata tutup dan belum beroperasi…

 

“what???!!”

“So where am i??”

 

Menyeberangi busway mati dengan kebingungan mengantarkan kita bertanya pada orang yg notabene sedikit memberikan hope…

 

Lagi2 kopaja 46…kearah…kearah… *kearah mana ya…namanya aneh…pomdap?..pomda?…polda?…whatever…hahahahaha

 

Dan rasanya akhirnya kita turun di kantor Direktorak lalu lintas????

Soalnya ada terminal busway semanggi yg ternyata sama mati nya…shit dah!

 

Desperate…yah kata itu yg terlintas di benakku sesaat…dengan kondisi panas yg membuat aku melting…

 

“taxi!!!!!!!!!!!!!!!”

 

Setidaknya aku tau bahwa aku tak jauh dari bunderan HI dimana GI berada…

So taxi would help me…

Yah dan itu benar…hanya dengan 15 ribu dan kondisi jalan lancer..membuat diriku menginjakkan kakiku kelantai Grand Indonesia..

 

Lift lantai 8 adalah tujuan utama ketika memasuki gedung itu…
 

 

welcome to my world…hahahaha

this is a big cinema in Indonesia…with uncommon movies…with satin and velvet class…and 50 thousand for ticket in Friday…WOW!
 

 

blitz…

 

ngga cukup menghabiskan waktu hanya dengan 1 film…we bought 4 tickets for 2 movies…hahahaha…

12.30 dan 16.00

Dan semuanya bergenre Horror dan Thriller…

 

Pandorum 12.30 audi 11 yg nonton hanya 8 orang….hahahaha

 

Dan Crush 16.00 awalnya yg nonton cuman kita berdua…wow! Lagi2 audi 3 milik berdua…hahahaha….
and then muncul couple yg baru datang dan mencari seat mereka…

At least kepala mereka ngga menghalangi pandanganku ke layer…so I don’t care even if they wanted to make a sex in cinema…so what?!

 

Yg jelas kalo ngajak dee2 ntn film yg menegangkan…dia slalu buat aku latah…soalnya justru dia berteriak yg bikin aku kaget2…hahahahaha…but she is still my best friend…

 

18.15…dan cukup bikin aku bosan di mall yg besar dan penuh branded fashion itu…

Its time to find the way to home….

So where s the shelter?

 

Yaaah cukup jauh utk berputar2 dan bertanya pada pak satpam dengan tampang orang bego…hahahahaha

At least menemukan Bunderan HI busway shelter….
yap disitulah awal aku menaiki busway…
niatnya pulang kearah otista…
Begitu sudah duduk dan ngadem di busway…dengan berbagai macam nama shelter yg disebutkan akhirnya terdengar

 

“perhentian terakhir busway yaitu Blok M”

 

Well…kita pikir akan ada shelter busway yg bener2 ke otista…ternyata kita justru mengarah jauh ntah kemana…dan ternyata kita harusnya berhenti di terminal dukuh atas, yang notabene itu 3 terminal setelah bunderan HI…

What a stupid thing right? hahahahahaha

 

Dengan antrian yg cukup gila juga cukup menghabiskan waktu perdetik dan permenit bahkan perjam…

Akhirnya kembali lagi lah menaiki busway utk ke dukuh atas…

Dari dukuh atas 2 itu harus menuju matraman yg ternyata begitu mau naik bisnya orang harus antri 1 jam dengan saling berdesakan kayak orang gila!!

Tanganku sampai kejepit..kaki nya dee2 jdi berdarah…kasihan…hix..kenapa sih orang2 itu suka berdesakan dan dorong2an…?! Binatang semua!!!

 

Akhirnya sampai di matraman…yg kita cari hanya kp melayu atau kp rambutan…

Lagi2 dengan tampang sok tau…hahahahaha..

Akhirnya berhentilah di terminal gelanggang remaja busway shelter…
dan bus terakhir yg mengantarkan kita ke terminal itu dengan bus bernomor JMT-013

Hahahahaha….

 

This is amazing trip with stupid girls…hahahaha

8.30 pm akhirnya sampai rumah

Alhamdulillah kembali kerumah tanpa aku harus pingsan di tengah kerumunan orang…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s