Slamat tinggal mas cahyo… :'(

Standard

Sabtu 10 april 2010, seharusnya aku berbahagia…tapi sejak kemarin aku merasa tidak nyaman…krn pertengkaran kecil yg membuat aku lelah dan depresi…

tetapi sore itu setelah smua selesai, tiba2 ada kabar bahwa orang yg baik hati ini mengalami kecelakaan tragis hingga masuk ICU dalam keadaan koma..

awalnya aku sempat kesal dengannya krn sejak ia keluar dari perusahaan dia lebih memilih ikut dengan kepala cabang pertamanya sebagai supir rent car…sbnrnya keluargaku juga membutuhkannya krn dialah satu-satunya keluarga yg bisa diandalkan di kota ini..smua urusan menjadi lebih mudah berkat dirinya..

rasanya aku tidak percaya dengan telingaku sendiri mendengar kabar tersebut sore hari…aku merasa denial dengan berita tersebut dan mencoba untuk mengatakan kbr tersebut pasti bohong…pasti itu salah orang..

Aku meluncur ke ICU dr.Sutomo utk memastikan kebenaran berita itu
dan pagi itu aku merasa tidak percaya dengan mata kepalaku sendiri…orang yg slalu menjaga aku ketika aku sakit..orang yang slalu aku hubungi ketika aku butuh..orang yg slalu aku ajak tertawa..
terbaring tak berdaya diatas tempat tidur dengan selang dilehernya…dengan denyut jantung bernilai 80..dan dengan nafas yg terbata-bata…dengan wajah yang lebam dan bengkak…

saat itu aku tak mampu menangis melihatnya…rasanya masih saja tak percaya bahwa itu adalah orang yang sama…

dokter mengatakan mrk sudah mencoba utk mengoperasi kepalanya yang pecah dan mengalami pendarahan didalam kepala..dan mrk mengatakan hanya keajaiban Allah yg bs membuatnya sembuh..dan jikalaupun sembuh akan membutuhkan waktu yg lama utk pulih dan kemungkinan cacat..

Aku semakin tidak percaya….dokter mengatakan ketika tangannya di cubit dengan keras..ada respon..dan terkadang dia masih bisa mendengar…mendengar hal tersebut, rasanya masih ada harapan utk dia bisa kembali sadar dari komanya…

tak disangka..senin 12 april 2010 jam 5 pagi…aku mendapat kabar dia telah meninggal…meninggal dunia…jenazahnya akan di pulangkan ke kediri segera

serasa kembali semakin tak percaya…aku menuju ke rumah sakit utk melihat terakhir kalinya wajahnya..dan sekaligus meyakinkan diriku…bahwa orang tersebut bnr2 telah tiada…dan tak akan ada lagi namanya utk aku hubungi ketika aku memerlukannya

Ketika jenazahnya dibuka…aku melihat wajah yang tak lagi lebam…kelopak mata yang membiru…bekas jahitan di kepala..dan ekspresi wajah terakhirnya yang nampak tersenyum…aku tak sanggup menahan air mata yg terus menerus menetes ketika melihat jenazahnya yang tidak berdaya dan siap utk dimandikan…

Aku masih bnr2 tak percaya hingga detik ini…aku masih meneteskan air mata tiap kali mengingat orang tsb sudah tidak ada lagi…aku minta maaf jika slama hidup memiliki salah kepadanya…

aku masih ingat pertama x tinggal di rumah dinas dan dia baru saja kerja beberapa bulan…pertama kalinya aku mengobrol dengannya ketika dia menemaniku bermain billiard dirumah…pertama kalinya aku menanyakan dr mana asalnya, umurnya berapa…dan kata2 terakhir yang aku ingat waktu itu adalah alasan dia dari desa ke kota “iya mbak, saya kekota berharap sapa tau punya nasib yg lebih baik, drpd didesa” tapi mengapa hnya sesaat ia tinggal dikota kemudian Allah mencabut nyawanya…sungguh bukan nasib baik…dan seandaikata dia tidak ke kota…mungkin saja dia tidak akan mengalami ini smua

aku masih ingat…ketika main bulutangkis dirmh, aku slalu bermain bersamanya dan juga yuyuti…
ketika hendak makan yg aneh2…dia lah yg slalu di mintai tolong…aku masih ingat pertama kalinya dia tinggal di kota dan sempat ditipu orang melalui atm dan di iming2i hadiah tapi saat itu ekspresinya hanya tersenyum

aku masih ingat..ada apa-apa sedikit…sedikit-sedikit namanya disebut…sampai aku tidak lagi tinggal di rumah dinas pun dia masih sering dipanggil…dan dia slalu datang…

aku masih ingat..dia pernah di marahin papa krn ngga bisa datang utk benerin pompa kolam sampai akhirnya ikan papa mati 15 ekor yg kalau di jual bisa laku 800 rb per ekor

yang benerin pompa, yg motong2 rumput, yg belikan cover mobil civic, yang belikan aku helm murah, yg slalu antar mobil mercy ku ke demak, yg slalu ambil kmbali mobil mercy ku, bhkan terakhir ini dia yg ngambil mobil mercy ku di mayjen kemarin…

bahkan ketika aku sakit bulan november kemarin…dan dengan keadaan hampir pingsan di rumah mbak pipit, dia yg jmput aku ngantar aku pulang kerumah, bgitu aku msk rumah sakit, dia yg gantian jaga aku, dia yg pergi belikan aku makanan yg aku mau, dia yg ngurusin askes dan registrasi rumah sakit ku smntara mamaku pergi dan tidak mau ngurus aku…dia yg nemenin aku ngbrl waktu aku sakit dan lagi ngga ada siapapun disitu…dia jg yg antar aku pulang sampe kerumah ketika aku sembuh

masih kebayang gelagatnya yg slalu tunduk dan mengatakan “inggih mbak” kemudian tersenyum layaknya slalu ada yg lucu dalam hidupnya

mengapa orang macam ini yg harus dipanggil oleh Allah…mengapa dia hanya memiliki jatah hidup 24 tahun..mengapa harus motor legenda hitam milik keluargaku yg mengantarkannya ke ujung akhir dunia

2 tahun adalah waktu yg sangat singkat utk menjadi temannya…aku berharap manusia spt itu di hidupkan kembali

Slamat tinggal mas sucahyo martadinata

Semoga amal dan ibadahnya diterima di sisi Allah SWT

Amiin…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s